Page

Selasa, 21 Desember 2010

Persembahan bait puisi untuk Ibuku tercinta

ibu.......
Luasnya Samudra,tak sebanding dengan kasihmu
Tulusnya cintamu...tak kan pernah terbalaskan
betapa besar jasamu ibu....
engkaulah pelita hatiku
engkaulah wanita bermata rembulan

segala bentuk pengorbanan telah kau lakukan
rela menderita selama 9 bulan mengndungku
merawatku bertahun-tahun hingga kini
bekerja keras demi anakmu ini ibu dan tak pernah kau mengeluh sedikitpun


Ketika sering kali ku buat kesalahan
yach kesalahan.....
apapun bentuk kesalahan yang aku buat
engkau pasti berkata "aku memaafkanmu anakku"dengan senyum merekah di bibirnya.
serta pelukanmu selalu ada untukku bersandar

kalau aku merantau lalu datang musim kemarau
sumur-sumur kering, daunan pun gugur bersama reranting
hanya mata air airmatamu ibu, yang tetap lancar mengalir
dalam rantauan mnggapai asa di negri orang sekarang
meski tanpamu ibu disisiku, kasihmu masih tetap terasa dalam setiap hembusan nafasku


Aku menangis merenungi tingkahku...
betapa bodohnya,selama ini aku tak pernah mempedulikan segala nasehatmu
sering kali aku abaikan kata yang kau ucap

ibu maafkan aku.......
aku kan berjanji tak kan pernah mengecewakanmu
I LOVE U MOM...........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selasa, 21 Desember 2010

Persembahan bait puisi untuk Ibuku tercinta

ibu.......
Luasnya Samudra,tak sebanding dengan kasihmu
Tulusnya cintamu...tak kan pernah terbalaskan
betapa besar jasamu ibu....
engkaulah pelita hatiku
engkaulah wanita bermata rembulan

segala bentuk pengorbanan telah kau lakukan
rela menderita selama 9 bulan mengndungku
merawatku bertahun-tahun hingga kini
bekerja keras demi anakmu ini ibu dan tak pernah kau mengeluh sedikitpun


Ketika sering kali ku buat kesalahan
yach kesalahan.....
apapun bentuk kesalahan yang aku buat
engkau pasti berkata "aku memaafkanmu anakku"dengan senyum merekah di bibirnya.
serta pelukanmu selalu ada untukku bersandar

kalau aku merantau lalu datang musim kemarau
sumur-sumur kering, daunan pun gugur bersama reranting
hanya mata air airmatamu ibu, yang tetap lancar mengalir
dalam rantauan mnggapai asa di negri orang sekarang
meski tanpamu ibu disisiku, kasihmu masih tetap terasa dalam setiap hembusan nafasku


Aku menangis merenungi tingkahku...
betapa bodohnya,selama ini aku tak pernah mempedulikan segala nasehatmu
sering kali aku abaikan kata yang kau ucap

ibu maafkan aku.......
aku kan berjanji tak kan pernah mengecewakanmu
I LOVE U MOM...........

0 komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

 

Fieta Callista BaLQis Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by faris vio Templates Image by vio's Notez